Sejenak aku terdiam sepi.
Biar sepi ini, menyatu di hati.
Dalam darah dan juga nadi.
Sungguh apa yg ku cari.
Cinta pun tak akan bertahan lama di sini.
Melihat ku tak beradaya sepi.
Nestapa pun datang silih berganti.
Hati tua ini masih menanti.
Entah menanti apa, menanti yg tak berarti.
Hari sepi selalu ku lewati.
Kapan cinta itu menghadiri?
Aku sudah bosan, berteriak dalam sunyi.
Siapa peduli?
Dan aku mati dalam sepi sendiri.

0 komentar:
Posting Komentar