Hinggar binar pesona itu.
Kembali mengoyak hatiku.
Terlena akan kemilau pesonamu.
Hingga terlelap dalam angan butaku.
Hati kembali, terobek pedih.
Pasti dia berteman nestapa dan perih.
Enyahlah kau !
Kau hanya angan buta untukku.
Aku tidak peduli hati ini
Hati yg selalu berpeluk kepedihan sepi.

0 komentar:
Posting Komentar