Di temani sepi, berbicara kalbu.
Aku masih mengharapkanmu cinta.
Harapan yang selalu bertahan dihatiku.
Harapan buta, tak pernah sejalan dengan nyata.
Hingga pedih dan perih menjadi sahabatku.
Tak ada kebahagian yg kau beri, cinta.
Hatiku semakin dingin membeku.
Siapa peduli hati yg nesatapa.
Dia terobek pedih, hingga derita terus merayu.
Sulit ku percaya kau masih bertahan membawa semua cinta.
Dan tak ada lagi cinta yg tersisa di hati pilu.

0 komentar:
Posting Komentar